Rabu, 14 Januari 2026

Curah Hujan Tinggi Picu Pergeseran Tanah di Desa Bendo Sluke, Dua Rumah Warga Alami Retak

Rembang,- Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah di Jalan Poros Desa Bendo, Kecamatan Sluke. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, dan berdampak langsung terhadap permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

Akibat pergeseran tanah tersebut, dua unit rumah warga, masing-masing milik Bp. Rian Indrianto dan Bp. Suyadi, warga RT 04/RW 04 Desa Bendo, mengalami keretakan pada bagian bangunan. Selain itu, kondisi tanah di sekitar jalan poros desa juga terlihat mengalami retakan cukup serius dengan panjang mencapai ±20 meter dan tinggi ±4 meter, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tidak segera ditangani.

Berdasarkan hasil pengecekan awal di lapangan, pergeseran tanah dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Diketahui pula bahwa lokasi tersebut bukan pertama kali mengalami kejadian serupa, di mana pada tahun 2014 telah terjadi peristiwa pergeseran tanah di titik yang sama.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil akibat retakan tanah dan kerusakan bangunan diperkirakan mencapai ±Rp15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah).

Sebagai bentuk respons cepat, anggota Koramil 08/Sluke melalui Babinsa Desa Bendo Serka Rupadi bersama Koptu Aris Wahyuni, berkoordinasi dengan Perangkat Desa Bendo, Kasi Trantib Kecamatan Sluke, serta BPBD Kabupaten Rembang, segera melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. Selain melakukan pemantauan kondisi tanah dan bangunan warga, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Babinsa Desa Bendo menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan perangkat desa serta instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergeseran tanah susulan. Apabila ditemukan perkembangan situasi yang menonjol atau membahayakan keselamatan warga, akan segera dilaporkan kepada komando atas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, demi mencegah terjadinya dampak yang lebih besar.

Penerangan Kodim 0720/Rembang

Selasa, 13 Januari 2026

Pengarahan Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han kepada Anggota Kodim 0720/Rembang, PNS dan Persit KCK Cabang XLI Dim 0720 Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro

Rembang,- Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han memberikan pengarahan langsung kepada seluruh anggota Kodim 0720/Rembang, PNS serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Dim 0720 Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro. Kegiatan pengarahan tersebut dilaksanakan di Aula Makodim 0720/Rembang pada hari Rabu Pagi (14/01/2026) dan berlangsung dengan tertib, penuh perhatian, serta bernuansa tegas dan penuh motivasi. 

Dalam pengarahannya, Danrem 073/Makutarama menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, loyalitas, dan soliditas sebagai prajurit TNI AD, khususnya bagi seluruh personel Kodim 0720/Rembang. Ia mengingatkan bahwa tugas pokok TNI tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai solusi atas berbagai permasalahan sosial, bencana alam, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kolonel Arm Ezra Nathanael juga menegaskan agar seluruh prajurit senantiasa memegang teguh disiplin, etika, dan moral keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan agar anggota tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun mencoreng nama baik satuan dan institusi TNI AD. Setiap prajurit diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat, baik dalam sikap, tutur kata, maupun perbuatan.

Selain kepada prajurit, Danrem juga memberikan penekanan khusus kepada para PNS TNI agar tetap menjalankan tugas administrasi dan pendukung satuan secara profesional, bertanggung jawab, serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok satuan. Sinergi antara prajurit dan PNS, menurutnya, merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan satuan yang kuat, solid, dan berdaya guna.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Arm Ezra Nathanael turut memberikan arahan kepada Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Dim 0720. Ia menyampaikan bahwa peran Persit sangat penting sebagai pendamping prajurit dalam membina keluarga yang harmonis, sederhana, dan berakhlak baik. Persit diharapkan mampu menjadi motivator bagi suami dalam menjalankan tugas serta menjaga citra positif keluarga besar TNI di lingkungan masyarakat.

Lebih lanjut, Danrem 073/Makutarama juga menekankan pentingnya bijak dalam penggunaan media sosial. Seluruh prajurit, PNS, dan anggota Persit diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta menghindari unggahan yang dapat menimbulkan polemik atau merugikan institusi TNI.

Kegiatan pengarahan ini disambut dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Melalui pengarahan tersebut, diharapkan dapat semakin memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkokoh soliditas dan sinergitas seluruh keluarga besar Kodim 0720/Rembang dalam mendukung tugas-tugas Korem 073/Makutarama dan Kodam IV/Diponegoro ke depan.

Dengan adanya pengarahan langsung dari Komandan Korem 073/Makutarama ini, diharapkan seluruh prajurit, PNS, dan Persit Kodim 0720/Rembang mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi tinggi, serta senantiasa menjaga kehormatan dan nama baik TNI Angkatan Darat di mana pun berada.

___________
Penerangan Kodim 0720/Rembang

Selasa, 25 November 2025

Dandim 0720/Rembang Sambut Kunjungan Pangdam IV/Diponegoro di Makodim, Dilanjutkan Peninjauan ke Mako Yonif 888

Rembang – Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, S.Sos., M.M.A.S. bersama seluruh Perwira Staf dan Danramil jajaran menyambut kedatangan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja di Makodim 0720/Rembang, (25/11).

Kedatangan Pangdam disambut dengan jajar kehormatan, tari orek², Foto Bersama dengan Forkompinda dilanjutkan paparan singkat oleh Dandim terkait kondisi wilayah, program pembinaan teritorial, hingga pelaksanaan tugas Kodim 0720/Rembang dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Rembang.

Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa organisasi TNI AD, saat ini mulai berkembang guna menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks. Hal ini diwujudkan dengan dibentuknya beberapa satuan baru. Ke depan, ditargetkan setiap provinsi akan memiliki satu Kodam dan setiap kabupaten berdiri satu Batalyon.

Pangdam juga menegaskan akan pentingnya menjunjung kedisiplinan dalam rangka mewujudkan satuan yang "Nol pelanggaran dan Zero Accident", Pangdam memberikan contoh agar seluruh prajurit dan keluarga dapat menjaga keselamatan ketika berkendara di jalan raya serta bagaimana prajurit tidak melakukan pelanggaran, termasuk salah satunya judi online.

Seluruh prajurit dan keluarga juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial, memahami batasan tentang hal-hal yang boleh dipublikasikan, guna menjaga citra satuan dan TNI.

Dalam hal menjaga kesehatan dan kemampuan fisik, Pangdam mengimbau prajurit agar menjaga pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup dan olahraga teratur sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kepada Persit, Pangdam menekankan tentang pentingnya kehadiran dan peran seorang istri dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, mendukung tugas suami, dan menghindari segala kegiatan yang berpotensi merugikan keluarga.

Mengakhiri arahannya, Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk senantiasa bersyukur, berbuat baik, serta menjaga keharmonisan dalam keluarga dan hubungan antar prajurit dan keluarganya.

Usai kegiatan di Makodim, Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Mako Yonif 888, untuk meninjau kondisi satuan, bertatap muka dengan prajurit, serta memberikan motivasi agar seluruh personel terus menjaga profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan tugas pokok TNI AD.

Dandim 0720/Rembang menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Pangdam. Menurutnya, kunjungan ini menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit Kodim 0720/Rembang untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, pengabdian, dan pembinaan teritorial di wilayah Rembang.

“Kami berkomitmen melaksanakan arahan Pangdam serta terus menjaga semangat pengabdian bagi masyarakat dan negara,” tegas Dandim.

Kunjungan kerja Pangdam berjalan aman, lancar, dan penuh kehangatan, serta menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas antara jajaran Kodam IV/Diponegoro dengan satuan-satuan di wilayah Rembang.

Senin, 17 November 2025

Diperiksa Hakim Tipikor Gus Yasid mengaku Terima Uang Rp.20 Miliar

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (17/11/2025) kembali menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi BUMD Cilacap senilai Rp237 miliar. Sidang menghadirkan saksi Ahmad Yazid (Gus Yazid), yang juga pemilik Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya.

Diketahui, dalam kasus ini menjerat tiga terdakwa yakni Iskandar Zulkarnaen (eks Kabag Perekonomian dan SDA Pemda Cilacap), Andi Nur Huda (eks Direktur PT RSA), dan Awaluddin Murri (eks Pj Bupati Cilacap).

Gus Yazid, yang juga praktisi pengobatan tradisional dalam persidangan mengaku mengenal terdakwa Andi setelah dikenalkan oleh Widi. Ia mengatakan bahwa pernah diberi uang Rp.50 juta. Saat itu, yang menerima uang adalah istrinya, Maharani.

Gus Yazid juga menyampaikan, Andi memiliki usaha perkebunan. Di depan majelis hakim, dirinya mengaku pernah dimintai tolong oleh Widi, untuk mendoakan Andi yang akan menjual sebidang tanah. Namun, ia menyebut tidak mengetahui asal-usul tanah tersebut.

Bahkan, Gus Yasid mengaku mendapat titipan uang sebesar Rp2 miliar melalui Widi dari Andi, dan uang tersebut sebagai ucapan terima kasih, atas terjualnya sebidang tanah tersebut.

Gus Yazid menerima uang sekitar 6 kali dan menerima uang Rp18 miliar sebagai bantuan dana hibah Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya. Dalam pengakuannya, penyerahan uang itu disaksikan Novita, yang merupakan istri Widi.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini mengenal banyak pejabat, dan tidak pernah meminta uang atau jasa untuk pengobatan alternatif. Saksi menyampaikan, setelah menerima uang Rp20 miliar, saksi merasa kurang yakin dan mencari Andi. Ia kemudian bertemu Andi di lapas dan mendesak agar bercerita yang sejujur-jujurnya, dan ternyata disampaikan uang tersebut adalah uang korupsi dari hasil penjualan tanah Kodam.

Dirinya membeberkan telah menerima uang sekitar Rp1-2 miliar secara cash dari Novita, di luar dari Rp20 miliar. Uang tersebut digunakan untuk membuka usaha warung makan nasi kebuli, dan sebagian telah digunakan untuk menyewa lahan.

Menurut Majelis Hakim saat meminta keterangan Andi atas kesaksian Gus Yazid, terdakwa Andi menyampaikan bahwa pertama kali mengenal Gus Yazid dikenalkan oleh Wisnu.

Namun Andi menyangkal, bahwasanya tidak pernah memberikan uang sepersen pun kepada Widi untuk diserahkan kepada Gus Yazid.

Sementara itu, Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo saat dikonfirmasi tak banyak memberikan komentar banyak atas persidangan tersebut.
“Kami menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Ikuti saja proses persidangannya,” tandas Kapendam singkat. (Letda Hadi - Pendam IV/Diponegoro)

Minggu, 16 November 2025

*Dorong Swasembada Pangan Nasional, Kasad Resmikan Pompa Hidram di Banyumas*

BANYUMAS, tniad.mil.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan instalasi pompa hidram di Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025). Program ini menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketersediaan air pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional.

Peresmian bertema “TNI AD Manunggal Air Pertanian Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional” ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasad bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., sebagai simbol dimulainya operasional pompa hidram yang dibangun untuk membantu para petani di wilayah tersebut.

“Sebetulnya peresmian ini merupakan rasa syukur karena program pengairan persawahan di Kecamatan Rawalo ini berjalan dengan baik. Sampai sekarang sudah ada sekitar 1.004 hektare yang bisa diairi, sehingga masyarakat bisa dua kali bahkan tiga kali tanam dalam setahun,” ungkap Kasad di hadapan awak media.

Kasad menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan melalui sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah. Ia menyebut telah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Tengah untuk memperluas program serupa di wilayah lain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan dan program prioritas Presiden.

“Ke depan kami akan terus memberikan dukungan dan memperluas program seperti ini, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan pasokan air bagi pertanian. Ini bagian dari kontribusi nyata TNI AD untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasad.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasinya atas kontribusi TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan kekeringan dan ketersediaan air di sektor pertanian. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran TNI AD, khususnya satuan teritorial, menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah.

“Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, kehadiran Kasad dan TNI AD sangat kami butuhkan. Hal ini sudah ditindaklanjuti oleh jajaran teritorial seperti Kodim dan Koramil untuk membantu kegiatan di wilayah-wilayah yang kekurangan air. Momen ini sangat luar biasa bagi kami,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi.

Selain meresmikan Pompa Hidram di Rawalo, Kasad juga berdialog langsung dengan para penerima manfaat program Manunggal Air serta menyapa perwakilan dari berbagai daerah melalui _video conference_. Dalam kesempatan tersebut, Kasad turut menerima penjelasan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AD yang berperan dalam mendukung program Makan Bergizi (MBG).

Kegiatan Kasad di Banyumas ini juga menjadi bagian dari rangkaian agendanya untuk memimpin Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025 di wilayah Kodam IV/Diponegoro. *(Dispenad)*

Rabu, 05 November 2025

DANDIM 0720/REMBANG SECARA RESMI TUTUP TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV DI DESA NGOTOKO, KECAMATAN BULU

Rembang – Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, S.Sos., M.M.A.S. secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Ngotoko, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, Kamis (6/11).

Dalam pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama satu bulan ini, seluruh sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan dengan baik, aman, dan lancar. Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, sementara sasaran nonfisik berupa penyuluhan dan pembinaan kepada warga tentang wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, kesehatan, serta peningkatan kesadaran hukum.

Dalam amanat penutupannya, Dandim 0720/Rembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan TMMD, baik dari unsur pemerintah daerah, Polri, masyarakat, maupun para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD.

> “Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Ngotoko dan sekitarnya agar memiliki rasa tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang telah kita wujudkan bersama. Rawat dan manfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” ujar Dandim.



Kegiatan penutupan TMMD ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil pelaksanaan TMMD dan penyerahan simbolis hasil pembangunan kepada Pemerintah Desa Ngotoko. Suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan tersebut sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa menuju kesejahteraan dan kemandirian.

Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 ini, diharapkan hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jumat, 17 Oktober 2025

Koperasi Merah Putih Di Sumber, Semoga Menjadi Penggerak Roda Perekonomian Desa Kedungasem dan Sekitarnya

Sumber – Koramil 04/Sumber bersama Forkopimcam, Kepala Desa, Ketua BPD, serta masyarakat Desa Kedungasem melaksanakan kegiatan Vicon dilanjutkan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih secara serentak di Seluruh Indonesia, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di atas lahan milik desa seluas 20 x 30 meter, yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi yang dikelola secara gotong royong dan berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 04/Sumber beserta Prajurit Koramil, Perwakilan Polsek, Camat Sumber, Kepala Desa Kedungasem, Ketua BPD, serta tokoh masyarakat setempat. Momen peletakan batu pertama ini menjadi simbol awal komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi desa.

Danramil 04/Sumber Kapten Inf Joko Utomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih ini merupakan langkah nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan rakyat dari Bp. Presiden Jendral (Purn) Prabowo Subianto.

> “Semoga kehadiran Koperasi Merah Putih ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan mempererat semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ujar Danramil.


Kegiatan berjalan lancar, penuh semangat gotong royong, dan diakhiri dengan doa bersama agar proses pembangunan koperasi dapat berjalan sukses dan membawa manfaat bagi seluruh warga Desa Kedungasem.

Selasa, 07 Oktober 2025

BUPATI REMBANG SECARA RESMI BUKA TMMD SENGKUYUNG TAHAP IV KODIM 0720/REMBANG

Rembang – Bupati Rembang H. Harno secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar oleh Kodim 0720/Rembang, bertempat di Lapangan Desa Ngotoko, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, pada Rabu (8/10/2025).

Upacara pembukaan TMMD tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Rembang, unsur TNI-Polri, OPD terkait, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ngotoko yang turut menyambut dengan antusias pelaksanaan program lintas sektoral tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rembang H. Harno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dalam hal ini Kodim 0720/Rembang yang terus berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

> “Melalui TMMD ini, kita wujudkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sarana prasarana serta menumbuhkan semangat gotong royong demi kesejahteraan bersama,” ujar Bupati.

Sementara itu, Dandim 0720/Rembang Letkol Arm Winner Fradana Dieng, S.Sos.,  M.M.A.S., selaku Dansatgas TMMD, menegaskan bahwa kegiatan TMMD kali ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur pedesaan dan pemberdayaan masyarakat.

> “Selain sasaran fisik berupa pembangunan jalan dan fasilitas umum, juga dilaksanakan sasaran non fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, dan peningkatan kesadaran hukum bagi masyarakat,” jelas Dandim.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 ini direncanakan berlangsung selama 30 hari, mulai tanggal 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Pemda, serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kokoh, serta mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan menuju masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sabtu, 04 Oktober 2025

Kepala Staf Kodim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto, S.I.P. Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Dalam Peringatan HUT TNI ke-80 di Halaman Makodim 0720/Rembang

Rembang, 5 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0720/Rembang menggelar upacara peringatan secara khidmat dan penuh semangat di halaman Makodim 0720/Rembang, pada hari Minggu, 5 Oktober 2025. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Kepala Staf Kodim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto, S.I.P., yang memimpin langsung jalannya upacara dengan penuh wibawa dan ketegasan.

Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan diikuti oleh seluruh prajurit TNI, PNS jajaran Kodim 0720/Rembang. Jalannya upacara berlangsung tertib, penuh disiplin, dan sarat makna, mencerminkan semangat pengabdian TNI yang tidak pernah pudar meskipun telah memasuki usia delapan dekade.

Dalam amanatnya, Mayor Inf Didik Jati Susanto, S.I.P. menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI ke-80 ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan bahwa TNI harus terus mempertahankan kepercayaan rakyat dengan menjaga profesionalisme, netralitas, dan loyalitas kepada bangsa dan negara.

“Delapan puluh tahun bukan waktu yang singkat. TNI lahir, tumbuh, dan besar bersama rakyat. Oleh karena itu, semangat Bersama Rakyat, TNI Kuat harus terus kita tanamkan dan wujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Mayor Didik dalam sambutannya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang berbagai agenda nasional. TNI, kata beliau, tidak hanya dituntut kuat secara militer, tetapi juga tangguh secara moral, berkarakter, serta senantiasa siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi, baik pada masa damai maupun bencana.

Upacara HUT TNI ke-80 di Kodim 0720/Rembang juga diisi dengan pengucapan saptamarga, serta doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas perjalanan panjang pengabdian TNI kepada bangsa. Seluruh peserta upacara mengikuti dengan penuh rasa hormat dan kebanggaan.

Di akhir kegiatan, suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama mengheningkan cipta untuk pahlawan, menggema di halaman Makodim sebagai simbol tekad dan semangat pengabdian tanpa pamrih.

Peringatan HUT TNI ke-80 di Kodim 0720/Rembang ini tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi juga menjadi refleksi semangat juang, loyalitas, dan dedikasi prajurit dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian yang tinggi, TNI berkomitmen untuk terus menjadi pelindung rakyat, pengawal kedaulatan, serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA KE-80
“TNI Prima, TNI Masyarakat, Indonesia Maju ” 

Jumat, 26 September 2025

Babinsa Koramil 08/Sluke Bersama Warga Desa Pangkalan Gotong Royong Pengecoran Jalan Menuju Makam Geblak

Rembang – Babinsa Desa Pangkalan, Koramil 08/Sluke Kodim 0720/Rembang Serda Achmad Yafi, bersama masyarakat Desa Pangkalan melaksanakan kegiatan gotong royong pengecoran jalan sepanjang akses menuju makam Geblak,Sabtu (27/09/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Jalan menuju makam tersebut sebelumnya masih berupa tanah, sehingga cukup sulit dilalui terutama saat musim hujan.

Serda Achmad Yafi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong merupakan wujud nyata peran TNI di tengah masyarakat.

> “Gotong royong ini bukan hanya tentang membangun jalan, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Semoga akses menuju makam Geblak menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Desa Pangkalan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif dalam setiap kegiatan desa. Kehadiran TNI diharapkan terus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.