Minggu, 14 Juli 2019

TMMD Ajang Sinergitas TNI & Elemen Masyarakat Lainnya


Rembang – Pagi yang cerah menambah semangat personil TNI dan warga Tretes untuk melaksanakan kerja bakti dalam rangka Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 Kodim 0720/Rembang di Dukuh Tretes, Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Senin (15/07)

Komandan Koramil 12/Kragan, Kapten Inf Budi S. mengapresiasi adanya kerja bakti ini. Hal itu menunjukkan adanya sinergitas yang baik antara TNI dan elemen masyarakat di Desa Terjan.

“Dengan bekerjasama maka kerjaan akan terasa lebih ringan dan tentunya dapat segera diselesaikan dengan baik. Ini adalah bentuk sinergitas tinggi antara TNI dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Danramil 12/Kragan mengatakan kegiatan TMMD ini dilakukan guna kesuksesan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2019 sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai alokasi yang diberikan.

“Secara resmi, TMMD dibuka pada tanggal 11 Juli kemarin oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Kita saat ini memulai TMMD sehingga saat pelaksanaan TMMD, pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan bisa digunakan masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Kamis, 11 Juli 2019

TMMD Buka Daerah yang Terisolir




Rembang – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II  tahun 2019 kembali digelar Kodim 0720/Rembang dengan tema “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” Progam TMMD ini harus kita sukseskan bersama. Kemaren (11/07/2019).

Program TMMD ini dinilai telah banyak memberikan pelajaran berharga, mengenai betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong dalam membangun bangsa.

Bupati Rembang Abdul Hafidz, dalam sambutannya di lapangan desa Terjan mengatakan, TMMD mampu membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat, untuk mengelola potensi yang dimiliki, serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman dan tantangan yang dihadapi.

“TMMD merupakan program terpadu yang dilaksanakan oleh TNI, Pemerintah dan masyarakat yang sangat besar manfaatnya dan bisa dirasakan langsung oleh rakyat. Program semacam ini, sekaligus bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan, serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita di masa sekarang,” ujarnya.

Pembukaan TMMD sendiri ditandai dengan penyerahan alat kerja berupa cangkul dan sekop dan pemukulan kentongan oleh Bupati Rembang. 

Sementara itu, Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos. selaku Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa, memaparkan kegiatan TMMD Sengkuyung II dilaksanakan dari tanggal 10 Juli sampai tanggal 8 Agustus 2019. Diantaranya diisi dengan pembangunan infrastuktur, sarana prasarana fasilitas umum dan sosial, yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

“Kegiatan lainnya adalah membuka Isolasi antar desa, sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah meningkatnya kesehatan lingkungan dan sanitasi di kawasan padat penduduk dan kumuh perkotaan serta gerakan masyarakat hidup sehat,” jelasnya.

Disamping itu juga dilakukan kegiatan non fisik berupa, Penyuluhan Deradikalisasi Terorisme, Penyuluhan Bintal dan Kerukunan hidup antar umat beragama, Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Wasbang, Penyuluhan perkebunan,pertanian, Penyuluhan Pendidikan, seni budaya olah raga dan pariwisata serta Penyuluhan kesehatan.

Desa Terjan Jadi Lokasi TMMDS II Dim Rembang Tahun Ini


Rembang – Bertempat  dilapangan sepak bola Desa Terjan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang berlangsung upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2019 dengan tema " Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat " dengan penyelenggara Staf Ter Dim 0720/Rembang yang di ikuti sekitar 350 Orang. Kemaren (11/07/2019) pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Forkompinda Kab. Rembang, Muspika Kec. Kragan, Kepala Desa Se-Kecamatan Kragan, Perwakilan dari Perusahaan, Toga, Tomas Kec. Kragan dan Tamu Undangan.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu progam terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Selain sasaran pokok yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI - Rakyat.

Dengan mengangkat tema 'Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat' Progam TMMD ini harus kita sukseskan bersama.

Progam TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila adanya gotong royong dan kerja sama yang saling mendukung dari semua unsur yang terlibat baik TNI, POLRI, Pemda maupun Masyarakat.

Senin, 08 Juli 2019

Pererat Silaturahmi, Kodim Rembang Hadiri Wisuda S1 Ekonomi STIE YPPI Rembang


Rembang – Dalam rangka pembinaan wilayah, Komandan Kodim 0720/Rembang yang diwakili Pasipers Kodim Rembang Lettu Inf Sugiyanto menghadiri kegiatan Wisuda S1 Ekonomi STIE YPPI Rembang, yang berlangsung di Balai Kartini Kabupaten Rembang, Selasa (09/07/2019).

Selain Pasipers, tampak hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kapolsek Kota Rembang, Pasi Intel Kejaksaan Negeri Rembang serta tamu undangan lain.
  
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian sambutan Ketua STIE YPPI Rembang  Drs. Muhammad Asrori, M.Si, diantaranya menyampaikan tentang kegiatan Wisuda S1 Ekonomi STIE YPPI Rembang Tahun  2019.

Sementara Asisten Sekda Kab. Rembang yang membacakan sambutan Bupati Rembang Abdul Hafidz diantaranya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Rembang mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pengembang Potensi Insani atas semua prestasi yang telah diraih sehingga para Mahasiswa & Mahasiswi berhasil menyelesaikan studi dengan baik.

Sebelum acara berakhir, Pengasuh Yayasan Pengembang Potensi Insani, membacakan do'a dilanjutkan prosesi Wisuda S1 Ekonomi STIE YPPI Rembang Tahun 2019.
  
Usai kegiatan, Pasipers mewakili Dandim Rembang menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan Ketua dan Pengasuh STIE YPPI Rembang  "Kehadirannya di acara tersebut selain untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh sekaligus untuk pembinaan wilayah", ungkapnya.

Minggu, 07 Juli 2019

Upacara Bendera Tumbuhkan Jiwa Kedisiplinan Prajurit


Rembang – Seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodim 0720/Rembang melaksanakan upacara bendera Merah Putih di lapangan Makodim Rembang, Jl. Diponegoro 73 Rembang Senin (8/7). Bertindak sebagai inspektur upacara Kasdim 0720/Rembang Mayor Caj Yoyok Sunaryo. 

Upacara bendera itu dilaksanakan guna menumbuhkan jiwa patriotisme untuk menghormati sang saka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit.

Upacara pengibaran bendera hari Senin memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS TNI Kodim Rembang pada heroisme perjuangan para generasi pendahulu. 

Disamping itu juga sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sosialisasi TMMD, Mantapkan Kesiapan Pelaksanaan TMMD


Rembang – Kodim 0720/Rembang menggelar sosialisasi kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2019 di Balai Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Sabtu (06/07). Sosialisasi ini dilakukan  sebagai awal kegiatan pelaksanaaan yang direncanakan dibuka tanggal 10 Juli  2019 mendatang.

“Sosialisasi untuk memberi penjelasan kepada masyarakat Desa Terjan, agar dalam pelaksanaan nantinya tidak ada hambatan maupun kendala. Sehingga  lancar sesuai harapan dan tepat pada waktunya,” kata Pasiter Kodim Rembang Kapten Czi Tarmuji.

Ia menjelaskan, ada dua kegiatan dalam TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2019, yakni kegiatan Fisik dan Non Fisik. 

Dalam kegiatan Fisik antara lain Pembuatan Jalan Rabat Beton, Tebing & 1 unit Pos Kamling

Sedangkan kegiatan non-fisik akan diisi berbagai kegiatan penyuluhan dari instansi terkait sesuai jadwal dari Kodim 0720/Rembang.

Kades Terjan Nur Kosim mengucapkan terimaksih kepada Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos. bahwa Proyek TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) dialokasikan di wilayah desanya.

“Kami bersama masyarakat antusias dan mendukung sampai kegiatan TMMD selesai,” kata nur Kosim.

Sosialisasi dihadiri Muspika Kec. Kragan / yang mewakili, Perangkat Desa, Toga, Tomas dan para pemuda Karang Taruna Desa Terjan. 

Kamis, 04 Juli 2019

Pasi Intel Hadiri Halal Bihalal Penyelenggara Pemilu


Rembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang menunda penepatan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Rembang hasil Pemilu 2019. Padahal sedianya akan berlangsung hari Rabu (03 Juli 2019) di Hotel Fave Rembang.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang, Mushoffa Irvan menuturkan ada sejumlah sebab penundaan tersebut. Diantaranya harus menunggu Buku Perkara Registrasi Perkara (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi. BRPK mestinya diserahkan kepada KPU Pusat dan diteruskan ke daerah. Termasuk kepada Kabupaten Rembang yang tidak terjadi perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Sampai Rabu pagi, BRPK belum diterima. Padahal tanpa ada dokumen tersebut, secara otomatis penetapan kursi dan calon terpilih DPRD belum bisa dilaksanakan.

“Faktor utama memang belum ada surat dari Mahkamah Konstitusi yang menyatakan satu daerah kabupaten/kota clear nggak ada PHPU. Sampai Selasa malam memang kita posisi menunggu. Akhirnya Rabu dini hari ada informasi dari KPU Jawa Tengah, penetapan ditunda dulu, “ ujarnya.

Mushoffa menambahkan selain menantikan BRPK dari Mahkamah Konstitusi, KPU Kabupaten Rembang harus menunggu arahan dari KPU pusat, terkait perubahan tahapan pasca Pemilu.

“Kan akhirnya tahapan berubah. Lha sampai kapan penundaan ini, kita belum tahu. Intinya nunggu dua hal itu, “ imbuh Mushoffa.

Mushoffa menambahkan penundaan tidak hanya untuk Kabupaten Rembang dan Jawa Tengah, namun sifatnya secara nasional. Ia menganggap tidak akan sampai menimbulkan konflik, karena jeda waktu dengan masa pelantikan anggota DPRD Kabupaten Rembang pada bulan Agustus mendatang, terhitung masih lama.

“Kalau Pilpres nggak ada kaitannya ya, ini hanya Pemilu Legislatif. Saya kira nggak masalah, karena range waktu dengan Agustus masih cukup lama. Ini kan soal nunggu waktu saja. Lagipula tentang penundaan, kami sudah konsultasi dengan Bawaslu, “ tandasnya.

Lantaran undangan sudah terlanjur disebar, termasuk memesan tempat dan konsumsi di Hotel Fave, kegiatan penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Rembang berubah menjadi ajang halal bihalal. Pihak KPU setempat menyampaikan alasan-alasan penundaan kepada tamu undangan.

Acarapun diganti dengan halal bihalal para peserta dan penyelenggara Acara.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pasi Intel Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Bardan, Waka Polres Rembang dan seluruh Tamu Undangan.

Perlunya Dialog Lintas Agama Agar Toleransi Semakin Kuat


Rembang – Dialog merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga toleransi antar umat beragama. Dialog dapat menciptakan sikap saling menghargai antar pemeluk agama yang berbeda.

Demikian dikemukakan oleh Danramil 03/Sulang Kapten Inf Wardiyana saat mewakili Dandim dalam Dialog Lintas Agama di Citra Resto Rembang, Kamis (04/07/2019). Dialog ini menghadirkan narasumber pengurus FKUB Kab. Rembang, dan 40 peserta tokoh agama dan organisasi keagamaan, antara lain FKUB, Kesbangpolinmas, Polres, Kodim, MUI, PCNU, Muslimat NU, Muhammadiyah, Aisiyah, Walubi, PHDI, Makin, Paroki, BKSG, LDII, MTA, dan undangan lainnya.

Menurut Kapten Wardiyana saat diberikan kesempatan memberikan sambutan, dialog adalah cara untuk menciptaan kehidupan yang penuh dengan toleransi dan penghargaan atas perbedaan yang ada di masyarakat. “Dialog itu membangun kesadaran bahwa dalam beragama itu tentu ada kesamaan maupun perbedaan yang tidak dapat diingkari,” ungkapnya.

Dengan berdialog, sambungnya, kita juga bisa menemukan kesamaan nilai-nilai maupun permasalahan universal, yang harus ditanggapi oleh pemeluk agama berkaitan dengan kemanusiaan, kebenaran, keadilan, HAM, dan persaudaraan. “Dalam hal berkehidupan sosial, nyatanya  ada hubungan dan ketergantungan satu sama lain,” lanjutnya.

Salah satu peserta kegiatan ini, perwakilan Muhammadiyah Kabupaten Rembang, menyayangkan bahwasannya toleransi yang sangat perlu dilakukan untuk menjaga kerukunan umat beragama. Namun demikianada satu Ormas Islam yang tidak diundang dalam pertemuan ini, yaitu FPI, menurutnya FPI perlu diundang, karena mereka saudara kita juga. Kalaupun mereka ingin meruntuhkan NKRI, kita hadapi bersama. Namun jika tidak, kenapa tidak kita duduk bersama dengan mereka disini. 

Selasa, 02 Juli 2019

Saka Wira Kartika Rembang Raih 2 Juara & 2 Kategori


Rembang – Komandan Kodim (Dandim) 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto memberikan hadiah pemenang peringkat kedua K2 & Pentas Seni Pramuka tingkat Kodam IV/Diponegoro bertempat di Lapangan Apel Makodim setempat, Senin (01/07/2019)
.
Dalam amanatnya Dandim mengucapkan terima kasih untuk adik adik Pramuka Kartika Saka Bhayangkara yang begitu semangat dalam mengikuti lomba tingkat Kodam IV/Diponegoro, dan saya ucapakan selamat bagi para pemenang.

Lanjut Dandim kegiatan ini mari kita ambil hikmah yaitu kebersamaan, silaturrahmi antara kita sesama anggota gerakan pramuka Saka Wira Kartika yang ada di Kabupaten Rembang. Selain itu juga dapat meningkatkan pengetahuan sebagai potensi kita untuk mengembangkan dalam kehidupan sehari-hari,”ungkap Dandim.

Sekali lagi Selamat kepada tim Saka Wira Kartika Kodim 0720/Rembang yang telah berusaha keras sehingga meraih juara 2 dan 2 katgori.

Dandim Ucapkan Selamat HUT 73 POLRI


Rembang – Kekompakan Dandim & Kapolres nampak, saat hadiri HUT 73 Polri 2019 di Mapolres Rembang.

Dalam sambutannya, Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianyo, S.Sos. mengucapkan selamat ulang tahun kepada Polri, Dirgahayu ke 73.

"Semoga kerjasama yang baik akan terus ditingkatkan, sehingga tantangan ke depan bisa dihadapi bersama," katanya.

Dandim juga mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Polri yang mana sudah lebih baik saat ini. "Apabila ada membutuhkan kerjasama, kami selalu siap," tegas Dandim.